Asal Usul Masyarakat Bima-Dompu

Daerah Bima (Mbojo) dan Dompu didiami oleh dua kelompok penduduk asli, yaitu Dou Mbojo (Suku Mbojo = Orang Bima) dan Dou Donggo (Suku Donggo). Menurut para sejarahwan dan antropolog budaya, bahwa Dou Mbojo dan Dompu berasal dari kelompok masyarakat hasil pembauran penduduk asli dengan kaum pendatang dari Sulawesi Selatan, Jawa, Sumatera dan suku-suku lainnya di nusantara terutama dari Makassar. Proses pembauran itu berlangsung sejak zaman Kerajaan sampai zaman kesultanan (Abad 11 hingga awal abad 20). Pernikahan silang antara penduduk asli dengan suku Makassar berlangsung pada masa pemerintahan Raja Manggampo Donggo pada awal abad 16 M sampai akhir masa pemerintahan Sultan Abdullah pada tahun 1868 M.
Sedangkan suku Donggo adalah kelompok penduduk asli yang bermukim di pegunungan dan dataran tinggi di sebelah barat dan tenggara teluk Bima yang dikenal dengan Dou (Orang) Donggo Ipa dan Donggo Ele. Orang (Dou) Donggo Ipa bermukim di sebelah barat teluk Bima yaitu di gugusan pegunungan Soromandi. Sedangkan Dou Donggo Ele bermukim di sekitar pegunungan Lambitu. Kenapa dinamakan Donggo? Donggo dalam Bahasa Bima lama berarti “Gunung dan dataran Tinggi” Jadi Dou Donggo Ele berarti orang dataran tinggi sebelah timur. Sedangkan Dou Donggo Ipa berarti orang dataran tinggi sebelah barat teluk Bima.
Kelompok Masyarakat hasil pembauran dalam perkembangannya menjadi penduduk mayoritas di daerah Bima dan Dompu. Selain sebagai petani, mereka juga menjadi pelaut. Mereka gemar merantau untuk mencari nafkah dan menuntut ilmu. Mereka juga terkenal sebagai orang-orang yang ulet, berani dan taat pada agama Islam. Sementara Dou Donggo Ipa dan Donggo Ele masih tetap mempertahankan budaya dan kepercayaan leluhurnya sampai pada periodisasi awal masuknya Islam di tanah Bima. Namun akibat gencarnya dakwah Islam pada masa-masa keemasan kesultanan Bima, dua kelompok masyarakat ini pun memeluk Islam. Meskipun masih ada sisa kepercayaan lama yang mereka pertahankan. Namun seiring perjalanan waktu, keyakinan dan tradisi itu pun ditinggalkan.
Masyarakat Bima-Dompu memiliki kebudayaan yang hampir sama dengan kebudayaan suku Makassar dan Bugis. Adat Istiadat, bahasa dan seni mereka sangatlah mirip. Demikian pula dengan alat kelengkapan hidup seperti rumah, senjata dan pakaian adatnya. Sebagai masyarakat yang taat kepada agama Islam, maka kebudayaan termasuk adat istiadatnya berpedoman pada hukum Islam. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Masyarakat Bima dan Dompu berasal dari asal usul Budaya yang sama, mulai dari Bahasa, Adat Istiadat, agama yang dianut, sistem kekerabatan, seni budaya dan pola hidupnya.

Orang Lemah dan Kekuatannya

Kebanyakan manusia melihat orang-orang miskin dan lemah adalah orang-orang yang tidak berdaya atau bahkan dianggap tidak terhormat. Ini adalah pandangan yang bukan hanya salah tetapi juga merupakan cerminan dari keburukan akhlak dan kerendahan moral. Memuliakan orang miskin dan menghargai orang lemah adalah wujud dari tingginya kualitas kedewasaan dan kematangan moral seseorang.
Tetapi siapa yang tahu bahwa sesungguhnya orang-orang lemah justru merupakan sebab utama kemenangan dan kejayaan suatu bangsa? Siapa yang mengira bahwa orang-orang lemahlah yang menjadi tulang punggung kesejahteraan dan keunggulan sebuah masyarakat? Ini mungkin sangat aneh bagi logika umum. Tetapi itulah kenyataan tersembunyi yang disingkap oleh Baginda Nabi Muhammad SAW.
عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ رَأَى سَعْدٌ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ لَهُ فَضْلًا عَلَى مَنْ دُونَهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ تُنْصَرُونَ وَتُرْزَقُونَ إِلَّا
بِضُعَفَائِكُمْ. رواه البخاري
“Dari Mush’ab bin Sa’d beliau berkata bahwa Sa’d r.a. merasa dirinya berjasa atas orang-orang di bawahnya. Maka Nabi berkata kepadanya, “Bukankah kalian tidak mendapatkan rezki dan pertolongan melainkan karena orang-orang lemah dari kalian?” (HR al-Bukhari)
عَنْ أَبَي الدَّرْدَاءِ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ ابْغُونِي الضُّعَفَاءَ فَإِنَّمَا تُرْزَقُونَ وَتُنْصَرُونَ بِضُعَفَائِكُمْ. رواه أبو داود والترمذي
Dari Abu Darda r.a beliau berkata, “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Berikan kepadaku orang-orang lemah, karena sesungguhnya kalian mendapat rezeki dan pertolongan dikarenakan orang-orang lemah kalian.” (HR Abu Daud and at-Turmudzi)
Nabi Besar Muhammad SAW mengajarkan kepada kita bahwa kita tidak boleh meremehkan peran orang-orang kecil. Pada kenyataannya orang-orang yang dianggap lemah sebenarnya memiliki peran besar dan tidak dapat dikesampingkan, dan bahkan tidak dapat digantikan oleh orang-orang yang secara lahir terlihat lebih berdaya.
Dalam riwayat lain hadits Nabi secara lebih tegas menjelaskan peranan orang-orang lemah dalam kejayaan umat.
إنما تنصر هذه الامة بضعفائها بدعواتهم وصلاتهم وإخلاصهم.
“Hanyalah umat ini dimenangkan dengan orang-orang dhuafa’nya, dengan doa-doa mereka, sholat mereka dan keikhlasan mereka.” (Kanzul Ummal no. 6017)
Kemenangan umat bukan hanya dikarenakan faktor-faktor materi. Perang Badar misalnya justru dimenangkan umat Islam di kala jumlah mereka kurang dari sepertiga jumlah pasukan musuh. Pasukan Thariq bin Ziyad yang cuma berjumlah 12 ribu pasukan dapat menaklukan tentara Spanyol yang berjumlah 60 ribu. Demikian pula peperangan-peperangan lain. Ketika keikhlasan orang-orang yang tampak lemah dan doa-doa orang miskin dengan tulus mengharapkan kemenangan bagi para pimpinan mereka, Allah yang Maha Kuasa akan menurunkan pertolongan-Nya.
Bukan berarti Islam mengajarkan bahwa kekuatan fisik boleh diabaikan. Sama sekali tidak. Dalam surat al-Anfal ayat 60 secara tegas, Allah memerintahkan umat Islam untuk mempersiapkan segala jenis bentuk kekuatan untuk menghadapi ancaman musuh. Dan Nabi Muhammad juga bersabda bahwa mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dibanding mukmin yang lemah. Tetapi itu semua bukan berarti bahwa orang-orang yang lemah dapat disepelekan peranannya.
Perhitungan inilah yang membuat Qutaibah bin Muslim, panglima perang yang menaklukkan seluruh wilayah Asia Tengah dan Asia Selatan, begitu menghargai Muhammad bin Wasi’, seorang alim yang sangat dikenal dangan ketakwaan dan wara’-nya. Setiap memulai perang beliau bertanya kepada para pendampingnya, “Di mana Muhammad bin Wasi’?” Dijawab beliau sedang sholat di tempat tersendiri. Qutaibah berkata, “Demi Allah, jari Muhammad bin Wasi’ yang khusyu’ berdoa lebih penting bagi saya dibanding seratus ribu pasukan.”
Orang miskin yang jauh dari sorotan biasanya lebih memiliki keikhlasan dan kerendahan hati. Orang-orang yang kuat, atau kaya, atau populer hati mereka lebih mudah terjangkiti penyakit riya’, sombong dan tinggi hati. Jika dalam sebuah masyarakat lapisan elitnya berlaku jumawa dan menindas orang-orang kecil, maka Allah akan menghinakan masyarakat tersebut.
وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا
“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnyaberlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (QS al-Isra: 16)
Hukum Keseimbangan
Prinsip menghargai orang lemah bukan hanya berakar pada nilai moral dan akhlak, tetapi juga bersandar pada hukum alam yang selalu berpihak pada keseimbangan. Apa pun yang berlebihan dari kadar yang wajar selalu mengakibatkan kerusakan. Kekuatan yang berlebihan, di mana hak-hak orang lemah tergilas, mesti berakibat pada hancurnya kekuatan itu sendiri, cepat atau lambat. Sejarah selalu memperlihatkan diktatorisme selalu berujung pada hancurnya rejim diktator dengan berbagai cara, mulai dari tenggelamnya Fir’aun sampai pada luluh lantaknya Hitler beserta Nazinya. Atas dasar itulah Ibnu Taimiyah berkata, “Allah akan menolong negara yang adil, meskipun negara itu kafir. Dan Allah tidak akan membela negara yang zhalim, meskipun itu negara Islam.”
Perhatian terhadap orang lemah sangat berpengaruh pada soliditas sebuah bangsa. Dalam hadits riwayat Imam Muslim, Amr bin Ash menyebutkan sifat-sifat bangsa Romawi yang positif, beliau berkata,
إِنَّ فِيهِمْ (أي الروم) لَخِصَالًا أَرْبَعًا إِنَّهُمْ لَأَحْلَمُ النَّاسِ عِنْدَ فِتْنَةٍ وَأَسْرَعُهُمْ إِفَاقَةً بَعْدَ مُصِيبَةٍ وَأَوْشَكُهُمْ كَرَّةً بَعْدَ فَرَّةٍ وَخَيْرُهُمْ لِمِسْكِينٍ وَيَتِيمٍ وَضَعِيفٍ وَخَامِسَةٌ حَسَنَةٌ جَمِيلَةٌ وَأَمْنَعُهُمْ مِنْ ظُلْمِ الْمُلُوكِ
“Mereka (bangsa Romawi) memiliki empat sifat: paling dapat mengendalikan diri dalam fitnah (cobaan), paling cepat bangkit setelah menghadapi musibah, paling segera menyerang balik setelah kalah, dan paling baik terhadap orang miskin, yatim dan lemah. Lalu sifat kelima yang baik dan indah adalah mereka paling resisten terhadap kezhaliman raja-raja”
Amr bin Ash adalah sahabat Nabi yang ahli politik dan stretegi, meskipun beliau berhasil mengalahkan tentara Romawi di semua peperangan baik di Syam maupun Mesir, beliau mengetahui persis kelebihan musuhnya. Dan dalam konteks ini beliau menyebutkan bahwa sikap bangsa Romawi terhadap orang lemah yang relatif lebih baik dibanding bangsa lain adalah salah satu dari beberapa sebab survive-nya mereka, terutama dibanding dengan bangsa Persia yang cenderung lebih tirani.
Bukan hanya di dunia politik dan militer, keberpihakan dan perhatian terhadap orang lemah juga sangat vital dalam keseimbangan dunia ekonomi. Ketidakseimbangan distribusi kekayaan pada akhirnya akan melahirkan bencana ekonomi bagi semua. Krisis ekonomi dunia yang terjadi belakang ini sebenarnya bersumber dari hilangnya keseimbangan ini. Dipicu oleh rakusnya para kapitalis yang tidak mempedulikan kemampuan nasabah layanan kredit perumahan di AS, ekonomi liberal dunia akhirnya dipaksa untuk mengakui bahwa negara-negara kaya dan korporasi-korporasi besar tidak mungkin hidup tanpa bantuan pihak lain yang selama ini mereka anggap lemah. Hanya saja yang disayangkan sampai sekarang, belum ada langkah konkret untuk memberikan dukungan langsung bagi lapisan bawah untuk mengembalikan keseimbangan ekonomi global. Dunia masih menantikan entitas ekonomi yang memberikan penghargaan yang pantas terhadap orang-orang lemah.
Betapa pun seseorang memiliki pundi-pundi uang tetap saja harga uang ditentukan oleh tingkat permintaan dan kebutuhan orang terhadap uang. Jika tidak ada yang membutuhkan uang, tidak ada harga bagi uang itu. Jadi harga kekayaan sesungguhnya ditentukan oleh orang-orang yang tidak memiliki kekayaan. Demikian juga kekuasaan, nilai sebuah kekuasaan sebenarnya ditentukan oleh sejauh mana kekuasaan itu dibutuhkan oleh orang lain yang tidak memilikinya.
Jadi, orang kuat menjadi bernilai karena adanya orang lemah. Orang kaya hanya berharga jika ada yang miskin. Sebagaimana produsen hanya survive jika ada konsumen, dan penjual hanya bisa hidup jika ada pembeli.
Yang tidak dipahami oleh kebanyakan ahli ekonomi liberal adalah bahwa mekanisme pasar yang rakus dan terlalu bebas, membuat aliran uang dengan mudah berputar di kalangan elit, yang secara otomatis menimbulkan inflasi berkala yang tidak mampu dikejar oleh penghasilan orang-orang lemah. Pada stadium di mana kebutuhan produksi tidak diimbangi dengan kemampuan daya beli masyarakat umum, sementara mekanisme penyerapan kekayaan ke lapisan bawah tersendat, maka secara otomatis roda ekonomi makro mesti macet. Ekonomi kapitalis tidak mengenal santunan terhadap orang lemah. Padahal seandainya pemerintah AS, misalnya, alih-alih menurunkan bail out ataustimulus kepada korporasi besar yang berkali-kali macet, mereka memberikan subsidi kepada masyarakat luas yang membutuhkan, sehingga krisis demandbisa diatasi secara lebih sederhana. Tetapi otak kapitalis memang buta terhadap hak-hak orang lemah. Tuhan mereka adalah mekanisme pasar yang mereka anggap maha sempurna. Kitab suci mereka adalah persaingan bebas yang mereka yakini maha adil.
Memberikan santunan bagi orang lemah pada hakekatnya adalah menjaga keseimbangan global kehidupan manusia. Karena itu Islam menjadikan zakat dan infaq untuk lapisan bawah sebagai kewajiban bukan cuma anjuran. Karena ekonomi sebagai sistem akan rusak jika terjadi penumpukan kekayaan pada pihak-pihak tertentu.
Kenyataan empirik yang ada di seluruh dunia adalah bahwa golongan ekonomi lemah selalu lebih banyak jumlahnya dari pada kelas atas. Ketika lapisan yang besar jumlahnya ini tidak diberdayakan atau bahkan dimarginalkan, yang akan muncul jelas adalah bangsa yang lemah. Angka pendapatan per kapita yang tidak berdasar atas penyebaran yang seimbang bukanlah cerminan kekuatan bangsa. Bangsa yang besar adalah bangsa yang sebagian besar individunya berdaya guna meskipun tidak kaya raya. Bukan bangsa yang kekayaannya bertumpuk di sebagian kecil orang.
Prinsip ekonomi kapitalis yang beranggapan bahwa mekanisme pasar bebas menjamin penyebaran kekayaan akan secara terbagi secara fair berdasarkan kapasitas dan kualitas usaha, tidak sepenuhnya benar. Kita menyaksikan betapa banyak orang-orang yang bekerja dengan baik siang malam tetapi penghasilannya yang sangat minim[1]. Sementara banyak kalangan yang tanpa usaha berarti mendapatkan jutaan bahkan milyaran rupiah di kantongnya. Kekayaan pada hakekatnya bukan semata hasil jerih payah manusia, tetapi adalah amanat. (Meskipun tidak diingkari adanya kaitan antara hasil di dunia dengan usaha manusia). Allah SWT membagikan kekayaan di dunia ini bukan balasan sebenarnya atas usaha. Karena balasan yang sebenarnya adalah di akhirat. Kekayaan Allah berikan sebagai amanat untuk digunakan dan didistribusikan sesuai ketentuan syari’atnya.
Allah berfirman,
آَمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنْفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُسْتَخْلَفِينَ فِيهِ فَالَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَأَنْفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ
“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah amanatkan kepadamu. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS al-Hadid: 7)
Bahkan di Hari Akhir nanti, kekayaan bukan merupakan standar kesuksesan, tetapi justru item yang harus dipertanggungjawabkan.
لا تَزُولُ قَدِمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعِ خِصَالٍ: عَنْ عُمُرُهِ فِيمَا أَفْنَاهُ؟ وَعَنْ شَبَابِهِ فِيمَا أَبْلاهُ؟ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ؟ وَعَنْ عَلِمهِ مَاذَا عَمِلَ فِيهِ؟
“Tidak bergeser kaki seorang hamba di Hari Kiamat sampai dimintai pertanggungjawaban tentang empat hal; tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? Tentang masa mudanya, digunakan untuk apa? Tentang hartanya, dari mana diperoleh dan untuk apa disalurkan? Tentang ilmunya, apa yang diamalkannya?” (HR at-Tirmidzi, at-Thabrani dan al-Baihaqi)
Inpredictable Power
Kekuatan fisik dan keunggulan materi memang tidak boleh diabaikan sama sekali, bahkan kewajiban seluruh umat Islam untuk menjadi lebih berdaya secara fisik dan materi. Tetapi fisik dan materi bukanlah satu-satunya kekuatan yang diperlukan untuk kemajuan sebuah bangsa. Kekuatan non materi adalah kekuatan dahsyat yang mesti diperhitungkan.
Popularitas memang tidak selalu berarti riya’ dan tinggi hati. Tetapi akar keikhlasan yang tertancap dalam pada hati orang-orang lemah jauh lebih mudah bertahan dibandingkan keikhlasan yang terus diterpa angin ketenaran dan tererosi dengan bisikan-bisikan nafsu. Orang-orang kuat hanyalah menjadi mulia jika mereka memuliakan orang lemah. Orang-orang kaya tidak akan mendapat cinta Allah jika tidak menyantuni orang-orang yang tidak berdaya.
Ketinggian derajat seseorang selalu berbanding lurus dengan kerendahan hatinya. Rasulullah SAW bersabda,
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ. رواه مسلم
Dari Abu Hurairah r.a. dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, “Tidaklah sedekah mengurangi harta. Dan Allah tidak menambah bagi seorang hamba dengan memberi maaf kecuali kemuliaan. Dan tidaklah seseorang bersikap tawadhu’ karena Allah kecuali Allah angkat derajatanya.” (HR Muslim)
وفي رواية لأحمد: مَنْ تَوَاضَعَ لِلَّهِ دَرَجَةً رَفَعَهُ اللَّهُ دَرَجَةً حَتَّى يَجْعَلَهُ فِي عِلِّيِّينَ وَمَنْ تَكَبَّرَ عَلَى اللَّهِ دَرَجَةً وَضَعَهُ اللَّهُ دَرَجَةً حَتَّى يَجْعَلَهُ فِي أَسْفَلِ السَّافِلِينَ
Dalam riwayat Imam Ahmad: “Barang siapa yang merendah karena Allah satu derajat, Allah angkat dia satu derajat sampai Allah letakkan dia di Iliyyin (tempat mulia di surga). Dan barang siapa yang takabur terhadap Allah satu derajat, Allah rendahkan dia satu derajat, sampai Allah jadikan di tempat terendah.”
Parameter kemuliaan dan status seseorang di masyarakat memang terlalu memandang materi dan penampilan lebih dari harga sesungguhnya. Kebanyakan orang lebih cenderung memuliakan seseorang dilihat dari “harga bandrol” yang terlihat dari penampilan luarnya. Sedikit sekali orang yang mampu memberikan penghargaan terhadap kebersihan hati dan ketinggian akhlak.
Dalam Shahih al-Bukhari diriwayatkan bahwa ketika Rasulullah SAW sedang bersama para sahabat, berlalulah seseorang di hadapan mereka. Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat, “Apa pendapat kalian tentang orang itu?”Mereka menjawab, “Orang itu pantas diterima lamarannya jika melamar, jika berkata perkataannya pasti didengar, dan jika memberi syafaat (rekomendasi), syafaatnya pasti diterima.” Kemudian beliau diam sejenak. Lalu, lewatlah orang lain di hadapan mereka. Rasulullah SAW bertanya lagi kepada para sahabat,“Apa pendapat kalian tentang orang itu?” Para sahabat menjawab, “Orang itu jika melamar, pasti ditolak lamarannya. Jika berkata, tidak didengar perkataannya. Jika memberi syafaat tidak diterima syafaatnya.” Lalu Rasulullah SAW berkata, “Orang (yang kedua) ini lebih baik dari pada sepenuh bumi orang (yang pertama) tadi.”
Ya, seringkali kita terkecoh dengan gaya dan penampilan. Kita terlalu sering menilai orang dari kulit luarnya bukan isinya. Padahal jauh-jauh hari Rasulullah SAW telah bersabda,
إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى أَجْسَادِكُمْ وَلَا إِلَى صُوَرِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ
“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada fisik dan bentuk kalian, tetapi Allah melihat kepada hati kalian.” (HR Muslim)

Sumber, klik disini

Renungan Buat Sang Istri

Wahai sang Istri ....

Apakah akan membahayakan dirimu, kalau anda menemui suamimu dengan wajah yang berseri, dihiasi senyum yang manis di saat dia masuk rumah.?

Apakah memberatkanmu, apabila anda menghapus debu dari wajahnya, kepala, dan baju serta mengecup pipinya.?!!

Apakah anda akan merasa sulit, jika anda menunggu sejenak di saat dia memasuki rumah, dan tetap berdiri sampai dia duduk.!!!

Mungkin tidak akan menyulitkanmu, jika anda berkata kepada suami : "Alhamdulillah atas keselamatan Kanda, kami sangat rindu kedatanganmu, selamat datang kekasihku".

Berdandanlah untuk suamimu -harapkanlah pahala dari Allah di waktu anda berdandan itu, karena Allah itu Indah dan mencintai keindahan- pakailah parfum, dan bermake up-lah, serta pakailah busana yang paling indah untuk menyambut suamimu.
Jauhi dan jauhilah bermuka asam dan cemberut.

Janganlah anda mendengar dan menghiraukan perusak dan pengacau yang akan merusak dan mengacaukan keharmonisanmu dengan suami.

Janganlah selalu tampak sedih dan gelisah, akan tetapi berlindunglah kepada Allah dari rasa gelisah, sedih, malas dan lemah.

Janganlah berbicara terhadap laki-laki lain dengan lemah-lambut, sehingga menyebabkan orang yang di hatinya ada penyakit mendekatimu dan mengira hal-hal yang jelek terhadap dirimu.

Selalulah berada dalam keadaan lapang dada, hati tentram, dan ingat kepada Allah setiap saat.

Ringankanlah suamimu dari setiap keletihan, kepedihan dan musibah serta kesedihan yang menimpanya.

Suruhlah suamimu untuk berbakti kepada ibu bapaknya.

Didiklah anak-anakmu dengan baik. Isilah rumah dengan tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir, perbanyaklah membaca Al-Quran terutama surat Al-Baqarah, karena surat itu dapat mengusir syeitan.

Hilangkanlah dari rumahmu foto-foto, alat-alat musik dan alat-alat yang bisa merusak agama.

Bangunkanlah suamimu untuk melaksanakan shalat malam, doronglah dia untuk melakukan puasa sunat, ingatkan dia akan keutamaan bersedekah, dan jangan anda menghalanginya untuk menjalin hubungan siraturrahim dengan karib kerabatnya.

Perbanyaklah beristighfar untuk dirimu, suamimu, serta kedua orang tua dan seluruh kaum muslimin. Berdoalah kepada Allah, agar dianugerahkan keturunan yang baik, niat yang baik serta kebaikan dunia dan akhirat. Ketahuilah sesungguhnya Rabbmu Maha Mendengar doa dan mencintai orang yang nyinyir dalam meminta. Allah berfirman:"Dan Rabbmu berkata : serulah Aku niscaya Aku penuhi doamu" (Al-Ghafir : 60).

Diambil dari kitab " Fiqh pergaulan suami istri " oleh Syeikh Mushtofa Al Adawi.

Renungan Buat Sang Suami

Wahai sang suami ....
Apakah membebanimu wahai hamba Allah, untuk tersenyum di hadapan istrimu dikala anda masuk ketemu istri tercinta, agar anda meraih pahala dari Allah?!!

Apakah membebanimu untuk berwajah yang berseri-seri tatkala anda melihat anak dan istrimu?!!

Apakah menyulitkanmu wahai hamba Allah, untuk merangkul istrimu, mengecup pipinya serta bercumbu disaat anda menghampiri dirinya?!!

Apakah memberatkanmu untuk mengangkat sesuap nasi dan meletakkannya di mulut sang istri, agar anda mendapat pahala?!!

Apakah termasuk susuh, kalau anda masuk rumah sambil mengucapkan salam dengan lengkap : "Assalamu`alaikum Warahmatullah Wabarakatuh" agar anda meraih 30 kebaikan?!!
Apa yang membebanimu, jika anda menuturkan untaian kata-kata yang baik yang disenangi kekasihmu, walaupun agak terpaksa, dan mengandung bohong yang dibolehkan?!!

Tanyalah keadaan istrimu di saat anda masuk rumah!!

Apakah memberatkanmu, jika anda menuturkan kepada istrimu di saat masuk rumah : "Duhai kekasihku, semenjak Kanda keluar dari sisimu, dari pagi sampai sekarang, serasa bagaikan setahun".

Sesungguhnya, jika anda betul-betul mengharapkan pahala dari Allah walau anda letih dan lelah, anda mendekati sang istri tercinta dan menjimaknya, maka anda mendapatkan pahala dari Allah, karena Rasulullah bersabda :"Dan di air mani seseorang kalian ada sedekah".

Apakah melelahkanmu wahai hamba Allah, jika anda berdoa dan berkata : Ya. Allah perbaikilah istriku dan berkatilah daku pada dirinya.

Ucapan baik adalah sedekah.
Wajah yang berseri dan senyum yang manis di hadapan istri adalah sedekah.
Mengucapkan salam mengandung beberapa kebaikan.
Berjabat tangan mengugurkan dosa-dosa.
Berhubungan badan mendapatkan pahala.

Diambil dari kitab " Fiqh pergaulan suami istri " oleh Syeikh Mushtofa Al Adawi.

Membuat Windows/Linux Installer Pada Flash Disk Menggunakan "Universal USB Installer"

Awalnya saya berpikir flash drive hanya digunakan untuk menyimpan data saja. Pernyataan tersebut batal pada saat secara tidak sengaja saya browsing ingin mencari sesuatu yang saya perlukan untuk keperluan pekerjaan kantor. Saya menemukan software yang ukurannya mini dan mudah dalam pengoperasiannya. Yang fungsinya untuk membuat flash drive bisa digunakan untuk menginstall operating system.

Benar orang tua kita dulu sering berkata, “Banyak Jalan Menuju Roma”. Dulu, ketika kita masih menggunakan Windows versi jadul para teknisi menginstall windows dengan menggunakan disket. Seiring dengan perkembangan teknologi proses install operating system juga ikut berkembang yang awal mulanya dari disket dan cd/dvd sekarang menggunakan flash drive.

Universal USB Installer nama software tersebut. Universal USB Installer merupakan pembuat Live Linux USB yang memungkinkan Anda untuk memilih dari pilihan Distribusi Linux untuk menempatkan pada USB Flash Drive. Installer Universal USB ini mudah digunakan. Setelah saya download dan gunakan ternyata bukan hanya Linux yang didukung oleh Universal USB Installer ternyata Windows Vista dan Windows 7 juga ikut didukung.

Penggunaan Universal USB Installer sangat mudah, kita hanya cukup menyediakan Distribusi Live Linux/Windows dalam bentuk file ISO, Flash Drive Anda dan anda hanya tinggal Klik Install. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini :

Pertama, siapkan master linux atau windows yang akan kita gunakan
Kedua, Masukkan Flash Drive ke port USB
Ketiga, Jalankan Universal USB Installer yang telah di download dan pilih I Agree


Keempat, Pilih jenis system operasi yang akan kita buat Installernya (lihat gambar-angka 1), tentukan lokasi master system operasi (lihat gambar-angka 2), pilih lokasi drive usb (lihat gambar-angka 3). Sebaiknya beri centang pada Format X:\Drive (Erases Content), selanjutnya klik Created (lihat gambar-angka 4)

  
Kelima, klik pilihan Yes untuk menu yang tampil seperti gambar dibawah



Keenam, Proses selanjutnya ialah proses copy master system operasi ke dalam flash drive. Tunggu sampe selesai dan Flash Drive siap digunakan.



Semoga apa yang sudah saya sampaikan bisa membantu sobat semua dan dapat lebih membuka wawasan kita terhadap dunia teknologi. Amin..

Klik disini untuk Download Universal USB Installer 1.8.6.9
Bagikan ke

Create Linux or Windows Installer with Universal USB Installer



Universal USB Installer is a Live Linux USB Creator that allows you to choose from a selection of Linux Distributions to put on your USB Flash Drive. The Universal USB Installer is easy to use. Simply choose a Live Linux Distribution, the ISO file, your Flash Drive and, Click Install. Other features include; Persistence (if available), and the ability to fat32 format the flash drive (recommended) to ensure a clean install. Upon completion, you should have a ready to run bootable USB Flash Drive with your select Linux version installed.

Universal USB Installer (UUI) Screenshots


Universal-USB-Installer-1.8.6.9.exe – November 10, 2011 – Changes
Updated to support Fedora 16.
IMORTANT NOTE: Ensure that your USB drive is fat16/fat32 formatted, otherwise Syslinux will fail and your drive will NOT Boot.

USB Flash Drive Creation Prerequisites:
  • Universal-USB-Installer-1.8.6.9.exe
  • Windows XP/Vista/7 to create the USB (Win 98/2K WILL NOT Work!)
  • Fat32 Formatted Flash Drive
  • PC with a BIOS that can boot from USB
  • Your Favorite Linux ISO
Feel free to inform me of any version revisions to listed Live Linux distributions, and I will do my best to update UUI to support them.

List of USB Installable Linux Distributions








  • NEW Uber Student
  • NEW Leeenux
  • Rescatux
  • LPS
  • DRBL (Diskless Remote Boot in Linux)
  • Deft Linux
  • Zorin OS
  • Porteus
  • Dreamlinux
  • Sn0wL1inuX 11
  • Ubuntu Studio 11.04 Installer
  • Elementary Unleashed (Dorian 1.1)
  • Bodhi
  • Trinity Rescue Kit
  • G Data Antivirus Boot CD
  • OpenSUSE
  • KON-BOOT
  • Android x86
  • Acronis Rescue CD
  • WifiWay
  • Jolicloud (NetBook Distro) Joli-OS-1.2
  • Windows Vista & Windows 7 Installers
  • Hiren's Boot CD (untested, but reported working)
  • ArchBang
  • PING – Parted Image is Not Ghost
  • T(A)ILS – Private Browsing via TOR
  • Lighthouse Pup
  • Edubuntu 10.10/11.04/11.10
  • Qimo 4 Kids
  • DouDouLinux
  • Mythbuntu 10.10/11.04/11.10
  • Panda SafeDisk CD
  • BlackBuntu
  • KNOPPIX V 6.4
  • Pinguy OS
  • Macbuntu-iso
  • Linux XP Like 10.10
  • Ultimate Edition LITE
  • Finnix Linux
  • MCNLive
  • Sabayon Linux
  • Ubuntu 9.10/10.04.x/10.10/11.04/11.10 Desktop i386/amd64
  • Kubuntu 10.04.x/10.10/11.04/11.10 Desktop i386/amd64
  • Xubuntu 10.04/10.10/11.04/11.10 Desktop i386/amd64
  • Lubuntu 10.04/10.10/11.04/11.10
  • Ubuntu NetBook Remix 10.04/10.10
  • Ubuntu Rescue Remix
  • Ubuntu Server 10.04/10.10/11.10 32bit/64bit Installer
  • Ubuntu Mini Remix 10.04
  • Sugar on a Stick
  • Arch Linux
  • XBMC
  • ZenWalk Live
  • PCLinuxOS MiniMe
  • TinyCore 3
  • CentOS
  • Fedora 14/15/16
  • Redo Backup and Recovery 0.9.5
  • Runt Linux 5.0
  • Feather Linux 0.7.5
  • Debian Live
  • Peppermint Linux OS
  • GParted
  • PartedMagic
  • EasyPeasy 1.6 (NetBook Distro)
  • DBAN 2.2.6 (Hard Disk Nuker)
  • RIP Linux
  • Dr.Web Live CD Scanner
  • Lucid Puppy
  • BackTrack 3, 4,5
  • YlmF OS V3.0
  • Linux Mint
  • Crunchbang
  • gOS 3.1 gadgets
  • Ultimate Boot CD
  • Gentoo 10.1
  • xPUD 0.9.2
  • Simply MEPIS 8.0.15
  • EEEBuntu 3.0 (Netbook Distro)
  • DSL (Damn Small Linux) 4.4.9
  • Puppy Linux
  • Puppy Arcade 8 (Console Game Emulator)
  • Kiwi Linux 9.04
  • SLAX 6.1.2
  • SliTaZ
  • Ophcrack XP
  • Clonezilla
  • Dynebolic 2.5.2 DHORUBA
  • PLoP Linux 4.0.5 (a minimalist Linux Rescue System)
  • System Rescue CD 1.5.4 (another Linux Rescue System)

Additional Important Information


IMPORTANT NOTES:
·         If you're running a Windows Vista or 7 Installer from your USB, after the first reboot, remove the flash drive and let the pc complete from the hard disk.
·         When browsing for an ISO, UUI will only display ISO Files that match exactly what the tool is asking for. For example, if you chose to install Ubuntu 10.10 Desktop i386, you should not expect the tool to display your ubuntu-10.10-netbook-i386.iso as you have not chosen to install the netbook variant.

Auto Detection: If you run Universal USB Installer from the same directory containing an installable ISO, the script should Auto Detect the ISO and bypass step 2.
 
This tool does not support installing and booting from multiple Linux Distributions. Only One Distribution can be installed per USB drive. However, the YUMI Multiboot USB Creator can be used to create a Multi System USB Device.
To try an unlisted ISO, I.E. "Ubuntu 9.10", choose one of the the last two options in Step 1, "Try Unlisted Linux ISO". Please inform me of unlisted "Linux ISOs" you get to work via these options, and I'll add them.
A Linux based method is planned for those who prefer not to use Windows. For now, visit the "How to install Linux from a Linux CD" section for Live CD based USB Linux installation tutorials, or use another Linux USB Creator.


Click here to Download

Click here to open Official Website

Cara Menambah Kotak Komentar Facebook Di Blogspot

Bagi rekan-rekan yang ingin menambah kotak komentar Facebook di Blog bisa menambahkan script khusus di blognya masing - masing. Keuntungannya adalah hampir setiap orang punya akun Facebook kan di banding blog?

Oke langsung aja tanpa banyak basa basi lagi, inilah fasilitas kotak komentar facebook yang dimaksud :
  1. Masuk ke Facebook-social plugin (disini) dan pilih menu comment
  2. Isilah url to comment on, Number of post (jumlah post) dan width (lebar post).
  3. Pilih Colour scheme, umumnya dipilih light
  4. Klik Get Code dan copy kode yang ditampilkan


Kode yang didapat dan bisa sobat gunakan adalah seperti kode berikut :


<div id="fb-root"></div><script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#appId=APP_ID&amp;xfbml=1"></script><fb:comments href="jumper99.blogspot.com" num_posts="4" width="500"></fb:comments>


Sobat bisa pasang script diatas biasanya setelah kode di Rancangan, Edit Html. Centang tanda Expand Template Widget. Cari kode dan letakkan di bawahnya..
Jangan lupa untuk download Full Template dulu sebelumnya untuk jaga-jaga. Oya kotak komentar facebook untuk saat tertentu akan sedikit berat saat loading. pemasangan ditempat lain bisa disesuaikan sendiri khan?. Semoga Bermanfaat. 

Etika Berbeda Pendapat Dalam Islam


Tadi siang saya melewati sekerumunan orang dan awalnya saya berpikir, apa yang terjadi? Akhirnya saya memutuskan untuk berhenti sejenak sambil bertanya kepada seorang bapak yang telah lebih dahulu ada ditempat tersebut. Bapak tersebut berkata, masalah timbul disebabkan karena adanya perbedaan pemahaman antara beberapa orang yang sedang melakukan rapat kegiatan dilingkungan tersebut. Perbedaan pemahaman yang terjadi berujung pada saling caci maki dan adu otot. Sayapun berlalu meninggalkan tempat tersebut. Dalam perjalanan pulang sayapun berpikir, kenapa harus ada caci maki dan adu jotos ketika mengemukakan pendapat. Tidak adakah cara yang lebih baik untuk menyelesaikan masalah?
Awalnya saya tidak ingin mengingat kembali kejadian tadi siang, namun itu kembali teringat ketika saya browsing dan tidak sengaja membaca artikel yang membahas tentang etika ketika beberapa orang sedang berbeda pendapat. Saya berpikir, tidak ada salahnya jika saya menulis kembali artikel yang baru saya baca tersebut dan mungkin akan bermanfaat buat teman-teman semua.
Beberapa hal yang dikemukakan dalam artikel yang saya baca tersebut antara lain :
  1. Ikhlas dan mencari yang haq serta melepaskan diri dari nafsu di saat berbeda pendapat. Juga menghindari sikap show (ingin tampil) dan membela diri dan nafsu.
  2. Mengembalikan perkara yang diperselisihkan kepada Kitab Al-Qur'an dan Sunnah. Karena Allah Subhaanahu wa Ta'ala telah berfirman yang artinya : "Dan jika kamu berselisih pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah ia kepada Allah (Kitab) dan Rasul". (An-Nisa: 59). 
  3. Berbaik sangka kepada orang yang berbeda pendapat denganmu dan tidak menuduh buruk niatnya, mencela dan menganggapnya cacat.
  4. Sebisa mungkin berusaha untuk tidak memperuncing perselisihan, yaitu dengan cara menafsirkan pendapat yang keluar dari lawan atau yang dinisbatkan kepadanya dengan tafsiran yang baik.
  5. Berusaha sebisa mungkin untuk tidak mudah menyalahkan orang lain, kecuali sesudah penelitian yang dalam dan difikirkan secara matang. 
  6. Berlapang dada di dalam menerima kritikan yang ditujukan kepada anda atau catatan-catatan yang dialamatkan kepada anda. 
  7. Sedapat mungkin menghindari permasalahan-permasalahan khilafiyah dan fitnah. 
  8. Berpegang teguh dengan etika berdialog dan menghindari perdebatan, bantah-membantah dan kasar menghadapi lawan.
Mohon maaf, tulisan ini tidak bermaksud untuk menggurui siapapun karena saya berpikir ada baiknya untuk saling mengingatkan dan semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin.
 

Kampung Pandai Besi Nggaro Lo


Kampung Nggaro Lo terletak di tenggara Kota Bima, tepatnya di kelurahan Penanae Kecamatan Raba Kota Bima. Terletak dilereng bukit Penanae sekitar 3 kilometer dari kota Raba Bima. Memasuki kampung ini pandangan kita tertuju pada bekas Rubu-Rubu (sejenis tempat penempaan dan perapian besi-besi dan tempat mengolah besi menjadi alat-alat pertanian atau perkakas rumah tangga seperti pacul, tombak, parang, pisau dan bahkan keris). Dinamakan Nggaro Lo, konon di lereng-lereng bukit dan sekitar kampung ini dulu terdapat banyak kebun-kebun Raja. Nggaro berarti Kebun. Lo, berarti Tuan atau Raja.
Pada sekitar tahun 60 an sampai 70 an setiap hari dari pagi hingga petang, bahkan malam hari terdengar dentingan besi yang ditempa silih berganti disertai asap mengepul dan debu berterbangan hampir di setiap sudut kampung. Ada sekitar 8 sampai 10 Rubu atau bengkel kerja yang ditemukan di kampung ini. Para pekerjanya sibuk menempa, memukul dengan palu, memompa, menggosok, mengamplas hingga mengukur alat-alatnya agar kelihatan lurus. Itulah aktifitas keseharian warga Nggaro lo yang telah terwarisi turun temurun sejak masa kerajaan dan kesultanan Bima. Namun kini suara dentingan itu sudah tidak bergema seperti dulu. Hanya tinggal 1 sampai 3 Rubu saja yang masih tetap bertahan menyapa perubahan zaman.
Pada masa kejayaan kerajaan dan kesultanan Bima sejak abad ke-17 kampung ini merupakan pusat produksi senjata dan peralatan perang kerajaan seperti tombak, keris, parang, pedang dan perlengkapan lainnya seperti sepatu kuda, kereta, baut dan mur serta perlengkapan prajurit. Hal itu juga berlangsung hingga memasuki masa pendudukan Jepang yang digunakan untuk membuat Samurai. 
Seiring perkembangan zaman saat ini Rubu-Rubu (Penempaan Besi) telah banyak beralih fungsi. Masyarakat tidak lagi memproduksi senjata, tapi sudah banyak yang menempa besi untuk kebutuhan pertanian dan perkakas rumah tangga seperti tembilang, parang, cangkul, pisau, golok, keris, pedang, tombak, parang dan sabit. *** (disadur dari Bang Alan Malingi)
 

Membuat Data Lebih Privacy Dengan WindMend Folder Hidden

Data yang disimpan dalam komputer/laptop/flashdisk/hdd eksternal merupakan privasi seseorang, akan tidak menyenangkan lagi bila milik pribadi kita diakses oleh orang lain terlebih lagi orang yang menyalahgunakan untuk hal-hal yang merugikan pribadi seseorang. Akan lebih berbahaya lagi jika data kita simpan pada komputer yang digunakan bersama-sama dengan orang lain.
Untuk mengatasi hal ini ada salah satu alternatif yang bisa digunakan yaitu dengan menggunakan software WindMend Hidden Folder. Software ini merupakan program gratis/freeware yang mampu menyembunyikan file dan folder secara cepat baik di partisi lokal maupun di removable drive seperti Flash disk, Hardisk Eksternal dan lainnya.
File/folder yang disembunyikan akan tetap tersembunyi meskipun data diakses dari komputer lain atau dari sistem operasi lainnya baik di komputer tersebut atau dari komputer lain. Untuk mengakses data-data tersebut diperlukan program dengan password yang benar.

Fitur-fitur yang dimiliki oleh Windmend Folder Hidden (dari deskripsi di situs WinMend Folder Hidden)
  • Safety First, teknologi yang digunakan tidak merusak file atau data dan tetap mempertahankan keamanan dan reliabilitas.
  • High-Speed Hiding and Unhiding, mampu memproses data secara cepat (instant) meskipun datanya banyak atau ber-GB (GigaByte).
  • Support Removable Drives, mampu menyembunyikan dile/folder di removable drive seperti USB Flash Disk, Hardisk Eksternal dan lainnya. Dan data ini juga tidak terlihat di komputer lainnya.


Penggunaan program ini relatif mudah, setelah di download kemudian install seperti biasa. Setelah selesai, maka pada tampilan awal aka muncul dialog untuk memasukkan password (panjang password 6-15 karakter), yang nantinya akan digunakan untuk menyembunyikan/membuka data. Masukkan password tersebut 2 kali.Setelah itu kita akan masuk ke tampilan halaman utama, yang selanjutnya kita bisa menambahkan file/folder yang akan disembunyikan. Menghapus daftar yang sudah ada dan mengganti password lama.
Agar lebih aman sebaiknya anda mencatat password yang digunakan untuk membuka/mengunci data yang telah anda buat, hal ini berguna jika suatu saat anda akan membuka data tersebut di komputer lain (tentunya dengan menginstall terlebih dahulu Windmend Folder Hidden).

klik disini untuk download Windmend Folder Hidden.